Tim/Investor awal BABYDOGE yang diduga menyetor 3,9 triliun BABYDOGE ke CEX, sekitar 1,6 juta USD
Menurut pemantauan The Data Nerd, 30 menit yang lalu, dompet multi-tanda tangan 0xB2E (kemungkinan milik tim BABYDOGE/investor awal) baru saja menyetor 3,9 kuadriliun BABYDOGE (sekitar $1,6 juta) ke dalam CEX. Dalam delapan bulan, dompet ini telah menerima total 20,33 kuadriliun BABYDOGE (sekitar $46,74 juta) dari kepemilikannya hingga penyetoran di bursa. Dompet ini juga mentransfer 4,45 kuadriliun BABYDOGE ($10,66 juta) ke Wintermute dua bulan yang lalu.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

SK Hynix memberi tanggapan dingin! Mengatakan kerja sama ke Amerika Serikat dengan Intel "belum diputuskan", kenaikan harga saham Intel sebelum pembukaan pasar menyempit
Kenaikan harga pra-perdagangan Intel menyempit menjadi sekitar 3%. SK Hynix menanggapi bahwa, untuk saat ini, belum ada keputusan mengenai kerja sama dengan perusahaan tertentu yang disebutkan dalam laporan atau memproduksi chip memori di Amerika Serikat. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa SK Hynix sedang bernegosiasi untuk menggunakan pabrik Intel di Ohio untuk memproduksi chip memori, dengan model kerja sama yang masih dalam eksplorasi. Analisis menunjukkan bahwa tingginya biaya tenaga kerja dan pembangunan di Amerika Serikat juga dapat mempengaruhi kelayakan ekonomi dari kerja sama tersebut.