Penarikan validator mendorong migrasi senilai $30 miliar ke protokol liquid restaking Ethereum
Migrasi dari native staking ke liquid restaking mencerminkan perubahan selera risiko dan strategi optimalisasi hasil di antara pemegang ETH. Berikut ini adalah kutipan dari newsletter Data and Insights milik The Block.
Protokol liquid restaking Ethereum telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa, dengan total nilai terkunci di berbagai platform mencapai $30 miliar, menandakan perubahan signifikan dalam cara para validator menggunakan ETH mereka untuk menghasilkan imbal hasil. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas penarikan pada staking ETH native, di mana para validator keluar dari mekanisme staking tradisional demi peluang yang lebih dinamis.
Protokol terkemuka seperti EtherFi dan Eigenpie telah merebut pangsa pasar yang substansial sejak awal tahun, dengan sektor ini menunjukkan momentum kenaikan yang konsisten hingga pertengahan 2025.
Migrasi dari staking native ke liquid restaking mencerminkan perubahan selera risiko dan strategi optimasi imbal hasil di antara para pemegang ETH. Sementara beberapa pengamat pasar awalnya menafsirkan penarikan validator sebagai sentimen bearish, data menunjukkan bahwa pengguna sebenarnya hanya mengalokasikan kembali modal mereka ke peluang DeFi yang lebih menguntungkan, bukan keluar sepenuhnya dari ekosistem.
Liquid restaking menawarkan manfaat ganda, yaitu tetap mendapatkan imbal hasil staking ETH sekaligus menyediakan peluang imbal hasil tambahan dan menjaga likuiditas melalui token tanda terima yang dapat diperdagangkan. Pergeseran ini terjadi sejalan dengan kondisi pasar yang lebih luas dan ekosistem DeFi, memberikan imbal hasil yang menjanjikan.
Selama periode gejolak pasar, staking ETH native merupakan opsi penghasil imbal hasil paling aman bagi pemegang yang menghindari risiko dan mencari pengembalian yang stabil. Namun, seiring stabilnya kondisi pasar dan protokol DeFi menunjukkan ketahanan yang lebih besar, para partisipan semakin nyaman untuk mengeksplorasi alternatif berimbal hasil lebih tinggi yang ditawarkan oleh protokol liquid restaking.
Tren ini menunjukkan bahwa seiring ekosistem Ethereum terus berkembang, para pengguna menjadi semakin canggih dalam strategi yield farming mereka, bergerak melampaui staking sederhana menuju posisi DeFi yang lebih kompleks namun berpotensi lebih menguntungkan.
Ini adalah kutipan dari newsletter Data & Insights milik The Block. Telusuri angka-angka yang membentuk tren paling menarik di industri ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Semua mata tertuju pada Walsh, apakah "Pekan Super Bank Sentral" minggu depan akan menghadirkan gelombang kenaikan suku bunga G7?
Dalam situasi inflasi yang meningkat, konflik geopolitik, dan harga minyak yang melewati $100, bank sentral G7 menghadapi minggu penting terkait suku bunga. Dipengaruhi oleh inflasi inti yang melebihi ekspektasi, Federal Reserve diharapkan akan melakukan kenaikan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun; Bank of Japan diprediksi akan menaikkan suku bunga hingga 1,25%, tertinggi dalam 30 tahun; sikap hawkish bank sentral Inggris, Eropa, dan Kanada juga semakin menguat secara bersamaan. Kebijakan moneter global sedang menghadapi titik balik besar menuju pengetatan kolektif.
Akankah Federal Reserve "menaikkan suku bunga secara beruntun"? Akankah siklus pengetatan akhir 1980-an terulang kembali?
Laporan Citi menunjukkan bahwa lingkungan makro saat ini sangat mirip dengan siklus pengetatan pada tahun 1988-1989, saat ekonomi tetap tangguh dan tekanan inflasi perlahan-lahan meningkat, kemudian aktivitas ekonomi melambat dan kebijakan baru beralih ke pelonggaran. Dalam siklus pengetatan tahun itu, Federal Reserve melakukan kenaikan suku bunga sebanyak 16 kali secara berturut-turut.
Musuh bebuyutan jarang bekerja sama! Elon Musk dan Sam Altman mendukung seruan Dario Amodei untuk "memperlambat AI secara global"
Anthropic Amodei mengeluarkan seruan untuk "memperlambat AI secara global," dan secara mengejutkan, dua rivalnya yaitu Musk dan Altman, sama-sama memberikan dukungan terbuka. Tiga raksasa itu sepakat untuk membuka akses evaluasi level karyawan kepada pihak ketiga dan menerapkan perlambatan yang terkoordinasi; Altman bahkan secara langsung mengumumkan bahwa OpenAI tidak akan melakukan IPO tahun ini. Pengunduran diri seorang peneliti dan serentetan AI yang lepas kendali telah memicu kepanikan lama di industri ini.
Penilaian terbaru Goldman Sachs: Kenaikan suku bunga ≠ Penurunan saham AS, pertumbuhan laba adalah kunci pasar bullish
Goldman Sachs percaya bahwa suku bunga tinggi merupakan hambatan bagi pasar saham, namun bukan kekuatan yang mengakhiri pasar bullish. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun melonjak ke 5,3%, namun data historis menunjukkan bahwa rata-rata imbal hasil saham AS mencapai +9% dalam 12 bulan setelah kenaikan suku bunga. Neraca perusahaan berada pada tingkat terkuat dalam 20 tahun terakhir, investasi AI dan gelombang merger & akuisisi terus mendorong ekspektasi laba. Diperkirakan laba per saham S&P 500 pada tahun 2026 akan mencapai 340 dolar AS, meningkat 24% dibanding tahun sebelumnya.
