Aster DEX berencana mengalokasikan hingga 80% biaya S3 untuk pembelian kembali ASTER
Key Takeaways
- Aster DEX akan mengalokasikan hingga 80% dari biaya transaksi tahap ketiga (“Dawn”) untuk pembelian kembali token $ASTER.
- Tahap ketiga memperkenalkan sistem penilaian trader yang lebih canggih, mendorong aktivitas dan perilaku holding.
Hari ini, Aster DEX, sebuah decentralized exchange yang menjalankan program insentif multi-tahap, mengumumkan akan menggunakan hingga 80% biaya transaksi pada tahap ketiga untuk pembelian kembali token $ASTER.
Program pembelian kembali ini berfokus pada biaya transaksi yang dihasilkan pada tahap ketiga, yaitu tahap “Dawn” Aster saat ini, yang menitikberatkan pada peningkatan mekanisme penilaian dan insentif trading. Pada tahap ketiga, Aster DEX meluncurkan sistem penilaian multi-dimensi, memungkinkan trader mendapatkan poin melalui aktivitas seperti volume trading dan durasi holding.
Bursa ini telah mengintegrasikan pasangan perdagangan dan mekanisme reward baru termasuk aset HEMI dan AT, untuk meningkatkan efisiensi biaya transaksi pada tahap ketiga. Sebagai proyek yang sedang berkembang, Aster DEX saat ini sangat menekankan pembelian kembali untuk mendukung stabilitas token.
Distribusi spesifik akan ditentukan berdasarkan kinerja keseluruhan pada tahap saat ini. $ASTER adalah token utilitas dalam ekosistem Aster DEX, yang dapat digunakan untuk pembayaran biaya transaksi dan reward.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Penilaian terbaru Goldman Sachs: Kenaikan suku bunga ≠ Penurunan saham AS, pertumbuhan laba adalah kunci pasar bullish
Goldman Sachs percaya bahwa suku bunga tinggi merupakan hambatan bagi pasar saham, namun bukan kekuatan yang mengakhiri pasar bullish. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 30 tahun melonjak ke 5,3%, namun data historis menunjukkan bahwa rata-rata imbal hasil saham AS mencapai +9% dalam 12 bulan setelah kenaikan suku bunga. Neraca perusahaan berada pada tingkat terkuat dalam 20 tahun terakhir, investasi AI dan gelombang merger & akuisisi terus mendorong ekspektasi laba. Diperkirakan laba per saham S&P 500 pada tahun 2026 akan mencapai 340 dolar AS, meningkat 24% dibanding tahun sebelumnya.
Wall Street menambah lagi short seller Lululemon (LULU.US)! Setelah harga saham anjlok 81% dari puncaknya, BMO memperingatkan masa-masa sulit masih di depan
BMO Capital Markets percaya bahwa transformasi Lululemon dari kerugian tidak akan berlangsung cepat atau mudah. Perusahaan pakaian olahraga ini sedang menyerahkan pangsa pasar kepada para pesaingnya, dan penurunan penjualan terus semakin dalam.


"‘Bantalan’ Saham AS akan hilang?"

