OpenAI dikabarkan meminta jaminan pinjaman kepada Gedung Putih, bertentangan dengan pernyataan CEO secara terbuka
BlockBeats melaporkan, pada 8 November, sebuah surat sepanjang 11 halaman yang diajukan OpenAI ke Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih pada 27 Oktober telah dipublikasikan, di mana surat tersebut secara jelas meminta pemerintah untuk memberikan jaminan pinjaman dan dukungan dana langsung untuk pembangunan infrastruktur AI. Namun, hanya 10 hari kemudian, CEO Sam Altman secara terbuka menyatakan di media sosial bahwa "OpenAI tidak membutuhkan dan tidak menginginkan jaminan pemerintah", serta menekankan "pembayar pajak tidak seharusnya menanggung kesalahan keputusan bisnis perusahaan".
Sebelumnya, Chief Financial Officer OpenAI Sarah Friar pernah menyebutkan dalam sebuah acara Wall Street Journal bahwa "jaminan" federal dapat menurunkan biaya pendanaan infrastruktur AI, namun pernyataan tersebut segera ditarik kembali karena kontroversi. Insiden ini kembali memicu keraguan terhadap transparansi Altman, mengingat ia pernah dipecat sementara pada November 2023 karena "ketidakkonsistenan dalam keterbukaan". (Decrypt)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
