Exodus Movement mengakuisisi perusahaan pembayaran Uruguay Grateful untuk memperkuat bisnis pembayaran stablecoin
ChainCatcher melaporkan bahwa platform cryptocurrency Exodus Movement, Inc. (NYSE American: EXOD) hari ini mengumumkan akuisisi koordinator pembayaran Uruguay, Grateful. Akuisisi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan layanan merchant Exodus di Amerika Latin, khususnya solusi pembayaran berbasis stablecoin.
Grateful secara khusus menyediakan layanan pembayaran digital untuk usaha kecil dan pekerja lepas, dengan fitur platform seperti biaya rendah, akses dana instan, dan fungsi penghasilan saldo. Perusahaan ini menawarkan rangkaian alat merchant lengkap, termasuk dasbor kontrol merchant, pembayaran antar dompet, serta fitur point-of-sale berbasis kode QR. Exodus berencana untuk mengintegrasikan teknologi Grateful secara mulus ke dalam dompet multi-chain yang sudah ada, mendukung blockchain utama seperti Polygon, Optimism, Base, Arbitrum, dan Solana. Exodus akan mengadakan konferensi laporan keuangan hari ini pukul 8:30 waktu bagian timur AS, di mana akuisisi ini akan dibahas secara rinci.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

