Jefferies: Pemerintah AS akan segera dibuka kembali, tekanan risiko pasar mereda
BlockBeats melaporkan, pada 11 November, ekonom global Jefferies Mohit Kumar menyatakan bahwa prospek dimulainya kembali pemerintahan AS akan menghilangkan sejumlah risiko di pasar, yang seharusnya mendorong aset berisiko. "Dengan Senat yang telah meloloskan rancangan undang-undang pendanaan sementara, penutupan pemerintahan kemungkinan besar akan berakhir minggu ini,"
Kumar menyampaikan hal tersebut dalam laporannya. Ia percaya bahwa pembersihan posisi akan menghilangkan salah satu hambatan bagi aset berisiko, namun ketidakpastian seputar kebijakan Federal Reserve masih tetap ada. Jika data yang dirilis selanjutnya tidak cukup membuktikan pelemahan pasar tenaga kerja, Federal Reserve mungkin akan menunda penurunan suku bunga pada bulan Desember.
Berdasarkan data dari London Stock Exchange Group, pasar uang saat ini memperkirakan kemungkinan Federal Reserve menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember adalah 64%. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menilai iPhone lipat Apple: harga "terjangkau", pengiriman tahun ini bisa mencapai 35 juta unit
Laporan Goldman Sachs menyatakan bahwa iPhone Duo, dengan desain "tertipis dalam sejarah" dan harga yang "terjangkau", berpotensi membuka pasar massal. Prediksi pengiriman tetap pada 14 juta hingga 35 juta unit pada tahun 2026. Peningkatan produk baru pada engsel, pendinginan, dan kamera akan membawa keuntungan bagi rantai pasokan di Greater China seperti Foxconn.

Saham Jepang ditutup naik 0,2%

