Bitcoin sempat menembus 107.000 dolar AS sebelum turun kembali di bawah 105.000 dolar AS
Menurut ChainCatcher yang mengutip laporan dari Golden Ten Data, setelah penurunan tajam bulan lalu, bitcoin sedang berusaha melakukan pemulihan yang berarti. Pada hari Senin, bitcoin sempat menembus 107.000 dolar AS, namun kemudian turun kembali di bawah 105.000 dolar AS, menunjukkan sentimen pasar yang rapuh. Kelesuan ini sebagian disebabkan oleh aksi ambil untung dari pemegang besar serta ketidakpastian yang terus berlanjut. Meskipun ETF bitcoin yang terdaftar di bursa saham AS menarik arus masuk bersih sebesar 1 juta dolar AS, dana yang mengalir ke exchange traded fund menunjukkan sedikit antusiasme. Para analis menunjukkan bahwa bitcoin masih tertahan di bawah rata-rata pergerakan 200 harinya, yang saat ini berada di sekitar 110.000 dolar AS.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
CPI Inggris pada bulan Agustus naik menjadi 3,1%, mencapai level tertinggi dalam 5 bulan. Lonjakan harga minyak memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga.
CPI Inggris pada bulan Agustus naik menjadi 3,1%, tertinggi sejak Maret, dengan harga bensin di SPBU sebagai penyebab utama. Inflasi sektor jasa tetap di 3,4%, tagihan energi diperkirakan naik 25% tahun depan, sehingga semakin sulit bagi Bank Sentral Inggris untuk tidak mengambil tindakan.

