Drift Protocol merilis model ekonomi token, 55,6% DRIFT telah beredar, periode penguncian untuk investor utama telah berakhir
ChainCatcher melaporkan bahwa bursa terdesentralisasi kontrak perpetual (DEX) Drift Protocol telah merilis model tokenomics terbaru untuk token tata kelola mereka, DRIFT. Hingga tahun 2025, 55,6% dari total pasokan telah beredar, dan semua periode penguncian (Cliffs) untuk investor utama telah berakhir.
Drift Protocol sedang mempersiapkan peluncuran Drift v3, yaitu versi generasi berikutnya dari kontrak perpetual mereka yang akan berfokus pada kecepatan dan performa. Sementara itu, komunitas sedang melakukan diskusi tata kelola untuk mengeksplorasi proposal penggunaan surplus protokol guna melakukan pembelian kembali token DRIFT.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Minyak mentah AS berbalik turun
Mr. Coin Bicara Crypto: Analisis Pasar bitcoin 15 September

Elon Musk memicu spekulasi merger Tesla (TSLA.US) dan SpaceX (SPCX.US), dengan “kerja sama erat” yang “mengisyaratkan” aksi.
Harga saham Tesla (TSLA.US) dan SpaceX (SPCX.US) naik tipis pada perdagangan pra-pasar hari Selasa, setelah CEO Elon Musk tidak menutup kemungkinan terjadinya penggabungan kedua perusahaan, yang kembali memicu spekulasi dari investor ritel hingga Wall Street.

Pergerakan Saham AS | Waystar naik lebih dari 12% sebelum pembukaan pasar
