Komite Perbankan Senat AS melanjutkan proses konfirmasi untuk Penjabat Ketua FDIC Travis Hill
PANews 20 November — Menurut laporan dari CoinDesk, Komite Perbankan Senat Amerika Serikat pada hari Rabu melanjutkan proses konfirmasi untuk Penjabat Ketua Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), Travis Hill, membuka jalan bagi pemungutan suara akhir di sidang pleno Senat. Jika disetujui, Hill berpeluang menjadi kepala permanen lembaga pengawas perbankan yang terus memainkan peran penting dalam regulasi industri cryptocurrency ini.
Pada sebuah rapat eksekutif komite, para senator memutuskan untuk secara “aktif” melaporkan pencalonan Hill ke Senat dengan hasil pemungutan suara partai sebanyak 13 suara setuju dan 11 suara menolak. Pada hari Rabu, Ketua Komite Perbankan Senat, Tim Scott, menyatakan bahwa Hill, yang pernah menjadi staf komite tersebut, “sangat memenuhi syarat untuk posisi penting ini.” Namun, anggota senior Partai Demokrat di komite tersebut, Senator Elizabeth Warren, mengkritik Hill karena gagal memberikan informasi terkait upaya lembaga untuk memperbaiki skandal perilaku dan budaya di tempat kerja yang terjadi di bawah kepemimpinan sebelumnya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tata letak pusat data AI menarik perhatian investor! Harga saham Qualcomm (QCOM.US) naik ke titik tertinggi dalam dua bulan
Seiring dengan semakin optimisnya para investor terhadap strategi Qualcomm dalam memasuki infrastruktur pusat data kecerdasan buatan (AI), produsen chip ini mulai mendapatkan perhatian lebih banyak.

Era Obligasi AS 5% Telah Tiba: Tidak Ada Risiko Besar dalam Jangka Pendek, Tekanan Mungkin Muncul dalam 12 hingga 18 Bulan Mendatang
Dampak mematikan dari suku bunga tinggi terletak pada lamanya durasi. Sejumlah besar utang yang diterbitkan pada tahun 2020-2021 dengan bunga 2%-3% kini menghadapi tekanan untuk diperpanjang dengan biaya 6%-8%, dan guncangan besar diperkirakan akan terjadi dalam 12-18 bulan ke depan. Pasar perumahan AS menjadi yang paling terdampak, sementara properti komersial, perusahaan dengan leverage tinggi, dan perusahaan yang didukung ekuitas swasta juga berada dalam keadaan berbahaya. Jika suku bunga tinggi bertahan lebih dari setengah tahun, ruang toleransi pasar akan terkuras habis.

Badai imbal hasil obligasi AS 5% datang! Hitung mundur bom refinancing dimulai, siapa yang akan menjadi korban pertama?
Imbal hasil obligasi AS 10 tahun melonjak di atas 5%, mencapai level tertinggi sejak 2007. Semakin lama suku bunga tinggi dipertahankan, tekanan refinancing bagi perusahaan properti, real estate komersial, dan perusahaan dengan utang tinggi akan semakin besar, sehingga risiko sistemik diprediksi akan meningkat dengan cepat dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.

