Seorang pria di San Francisco, Amerika Serikat, menyamar sebagai kurir dan merampok pemilik rumah, mencuri cryptocurrency senilai 11 millions dolar AS.
ChainCatcher melaporkan, menurut Decrypt, telah terjadi kasus perampokan kripto yang serius di komunitas Mission Dolores, San Francisco, Amerika Serikat. Seorang pria menyamar sebagai kurir untuk mendapatkan akses masuk, lalu mengancam pemilik rumah dengan senjata api dan mengikatnya dengan lakban, memaksa korban untuk menyerahkan kredensial dompet kripto, laptop, dan ponsel, sehingga berhasil mencuri aset kripto senilai 11 juta dolar AS.
Menurut para peneliti keamanan, tahun ini telah tercatat lebih dari 60 kasus “serangan kunci inggris” serupa di seluruh dunia, rata-rata satu kasus per minggu, jumlah ini dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Para ahli menyatakan bahwa dalam kasus seperti ini, mengidentifikasi tersangka biasanya lebih mudah daripada memulihkan aset kripto yang dicuri. Polisi sedang melakukan penyelidikan dari berbagai aspek, termasuk pelacakan perangkat, analisis blockchain, dan situasi korban, namun hingga kini belum ada pengumuman mengenai penangkapan atau pemulihan aset.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

