Rayls mengumumkan tokenomics, total pasokan 10 miliar token, 15% dari pasokan token akan didistribusikan saat TGE
ChainCatcher melaporkan bahwa Rayls telah mengumumkan tokenomics mereka, dengan total pasokan tetap token RLS sebanyak 10 miliar. Skema distribusinya mendukung peluncuran bertahap mulai dari jaringan privat ke public chain hingga settlement institusi yang sepenuhnya terhubung. Pada TGE, 15% dari total pasokan token, yaitu 1,5 miliar token, akan didistribusikan. Alokasi untuk investor sebesar 22%, pengembang awal sebesar 11%, tim inti sebesar 17%, dan treasury yayasan serta komunitas sebesar 35%.
Rayls menyatakan tidak akan melakukan pembelian kembali di luar bursa (OTC). Setiap transaksi di jaringan akan memicu mekanisme pembakaran otomatis, di mana 50% dari pendapatan biaya transaksi akan langsung dibakar, dan 50% sisanya akan digunakan untuk dompet insentif komunitas Rayls Foundation guna mendukung validator, builder, dan pengembangan ekosistem. Sebelumnya diberitakan bahwa Rayls telah dimasukkan ke dalam roadmap listing oleh sebuah exchange dan berencana melakukan TGE pada 1 Desember.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
JPMorgan: Pendapatan Robotaxi Tesla (TSLA.US) pada tahun 2035 dapat mencapai 3200 juta dolar AS, dengan sekitar 98% berasal dari armada milik sendiri.
Analis JPMorgan Rajat Gupta merilis laporan pekan lalu yang memperkirakan bahwa pada tahun 2035, pendapatan Tesla Robotaxi akan mencapai sekitar 320 miliar dolar AS, dengan hampir 314 miliar dolar di antaranya berasal dari armada yang dimiliki dan dioperasikan langsung oleh Tesla, bukan dari “Tesla Network” yang dimiliki oleh pemilik kendaraan.


