Societe Generale: The Fed akan memangkas suku bunga dua kali lagi tahun depan, imbal hasil obligasi AS masih memiliki ruang untuk turun
ChainCatcher melaporkan, menurut laporan dari Golden Ten Data, ahli strategi suku bunga dari Société Générale menyatakan dalam sebuah laporan bahwa data ekonomi yang akan segera dirilis akan terus menunjukkan ketahanan ekonomi Amerika Serikat, inflasi yang tetap tinggi, serta kondisi pasar tenaga kerja yang sedikit memburuk. Meskipun demikian, mereka memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Desember, dan akan memangkas suku bunga dua kali lagi tahun depan. Diperkirakan hingga akhir tahun 2026, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua tahun akan secara stabil turun menjadi 3,2%, dan imbal hasil obligasi bertenor sepuluh tahun akan turun menjadi 3,75%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
