Cango: Rata-rata harian penambangan mencapai 21 BTC, meningkat 37,5% dibandingkan kuartal kedua
Jinse Finance melaporkan bahwa perusahaan penambangan Bitcoin yang terdaftar di NYSE, Cango, merilis laporan keuangan kuartal ketiga tahun 2025, mengungkapkan bahwa produksi penambangan perusahaan pada kuartal ketiga mencapai 1.930,8 BTC, dengan rata-rata produksi harian sebesar 21 BTC, meningkat 37,5% dibandingkan kuartal kedua. Total produksi penambangan hingga akhir kuartal ketiga adalah 5.810 BTC. Selain itu, Cango juga mengumumkan bahwa total pendapatan kuartal ketiga mencapai 224,6 juta dolar AS, di mana pendapatan dari bisnis penambangan Bitcoin adalah 220,9 juta dolar AS.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

SK Hynix memberi tanggapan dingin! Mengatakan kerja sama ke Amerika Serikat dengan Intel "belum diputuskan", kenaikan harga saham Intel sebelum pembukaan pasar menyempit
Kenaikan harga pra-perdagangan Intel menyempit menjadi sekitar 3%. SK Hynix menanggapi bahwa, untuk saat ini, belum ada keputusan mengenai kerja sama dengan perusahaan tertentu yang disebutkan dalam laporan atau memproduksi chip memori di Amerika Serikat. Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa SK Hynix sedang bernegosiasi untuk menggunakan pabrik Intel di Ohio untuk memproduksi chip memori, dengan model kerja sama yang masih dalam eksplorasi. Analisis menunjukkan bahwa tingginya biaya tenaga kerja dan pembangunan di Amerika Serikat juga dapat mempengaruhi kelayakan ekonomi dari kerja sama tersebut.
