Sejak Maret 2025, whale yang terus melakukan short terhadap BTC selama empat kali berturut-turut kembali mengurangi posisi sebanyak 20 BTC dan meraih keuntungan sebesar 501 ribu dolar AS, dengan total keuntungan tahun ini telah melebihi 57,58 juta dolar AS.
Menurut ChainCatcher, berdasarkan pemantauan analis on-chain Ai 姨 (@ai_9684xtpa), seekor whale kembali mengurangi kepemilikan sebanyak 20 BTC 15 menit yang lalu, memperoleh keuntungan sebesar 501 ribu dolar AS. Whale tersebut telah memperoleh keuntungan kumulatif lebih dari 57.58 juta dolar AS sejak awal tahun ini.
Data menunjukkan bahwa whale tersebut masih memiliki posisi short sebesar 1.081,98 BTC dengan keuntungan mengambang sebesar 26.83 juta dolar AS, harga pembukaan posisi di 111.499,3 dolar AS, dan biaya pendanaan lebih dari 9.425 juta dolar AS. Saat ini, whale tersebut telah memasang order beli limit sebanyak 1.300 BTC pada rentang harga 67.244 dolar AS hingga 67.844 dolar AS.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
