Entrée Capital meluncurkan dana baru senilai 300 juta dolar AS, berfokus pada proyek infrastruktur crypto dan Web3 tahap awal
Menurut ChainCatcher, Entrée Capital baru-baru ini meluncurkan dana sebesar 300 juta dolar AS yang berfokus pada investasi proyek infrastruktur kripto dan Web3 tahap awal. Langkah ini menyoroti meningkatnya minat institusi untuk berinvestasi pada sistem blockchain yang dapat berinteraksi secara mulus dengan tumpukan teknologi modern.
Perusahaan tersebut menyatakan dalam sebuah email pada hari Kamis bahwa dana ini akan menargetkan tahap pendanaan mulai dari pra-seed hingga putaran Seri A, mendukung para pendiri yang membangun lapisan dasar untuk aplikasi Web3 arus utama. Target investasi meliputi agen kecerdasan buatan yang dapat mengelola aset secara mandiri dalam kerangka kebijakan kripto, jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi, serta protokol blockchain yang memanfaatkan mekanisme insentif token untuk mengoordinasikan, mendanai, dan mengoperasikan infrastruktur dunia nyata.
Entrée Capital menyatakan bahwa sejarah panjang investasinya di bidang fintech dan kripto—termasuk investasi awal di Stripe, Rapyd, Mesh, serta pembangun Web3 seperti Gen Labs dan Breez—memberikan keunggulan unik untuk mendukung para pendiri di persimpangan antara keuangan yang teregulasi dan jaringan terdesentralisasi. Saat ini, investor institusi sangat memperhatikan dua bidang utama, yaitu agen AI dan DePIN, karena keduanya mewakili dua pilar teknologi dengan pertumbuhan tercepat di ranah kripto: kecerdasan buatan dan komputasi awan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
