Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Perusahaan telekomunikasi Bullish Aim yang didukung oleh Putra Mahkota Malaysia meluncurkan stablecoin ringgit RMJDT

Perusahaan telekomunikasi Bullish Aim yang didukung oleh Putra Mahkota Malaysia meluncurkan stablecoin ringgit RMJDT

ForesightNewsForesightNews2025/12/09 21:32
Tampilkan aslinya

Foresight News melaporkan, menurut Bloomberg, putra sulung Raja Malaysia sedang meluncurkan stablecoin yang dipatok pada mata uang fiat negara tersebut, dengan target pasar pembayaran lintas batas di kawasan Asia Pasifik. Perusahaan telekomunikasi Bullish Aim pada hari Selasa mengumumkan peluncuran RMJDT—sebuah stablecoin baru yang didukung oleh ringgit Malaysia. Perusahaan ini dimiliki oleh anggota keluarga kerajaan Johor, Pangeran Ismail Ibrahim, yang merupakan Raja Malaysia saat ini. Stablecoin ini akan diterbitkan di blockchain Layer 1 Zetrix. Selain menerbitkan stablecoin, Bullish Aim juga akan mendirikan perusahaan Digital Asset Treasury (DAT) dan mengalokasikan 500 juta ringgit (sekitar 121,5 juta dolar AS) dalam bentuk token Zetrix (ZETRIX) sebagai aset awal treasury tersebut.

1
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa India tiba-tiba membeli US Treasury dalam jumlah besar? Pembelian bersih pada bulan Juli mencapai 15.2 miliar dolar, mencetak rekor, mekanisme swap khusus menjadi kunci

Berkat pengaturan khusus yang dibuat oleh bank sentral India untuk menarik modal asing, sejumlah besar dana mengalir masuk dan India membeli surat utang AS dalam jumlah rekor pada bulan Juli.

智通财经2026/09/17 09:11

Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.

Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.

智通财经2026/09/17 09:11