Analisis pasar: Emas diuntungkan oleh pelemahan dolar AS dan investor menunggu data kunci
Jinse Finance melaporkan bahwa harga emas naik karena pelemahan dolar AS dan investor menunggu rilis data ekonomi utama Amerika Serikat. Kontrak berjangka emas New York naik 1,1% dalam perdagangan pagi menjadi $4.377,40 per ons, sementara indeks dolar tetap stabil di 98,36. Laporan pekerjaan non-pertanian bulan November dan data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dirilis akhir pekan ini menjadi sorotan utama untuk mencari petunjuk lebih lanjut tentang prospek kebijakan Federal Reserve. Analis FP Markets, Aaron Hill, mengatakan: "Saat ini, banyak orang fokus pada seberapa cepat Federal Reserve akan memangkas suku bunga tahun depan." Emas biasanya diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tesla (TSLA.US) mendirikan anak perusahaan di Vietnam, memasuki pasar mobil listrik dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Produsen mobil listrik Amerika Serikat, Tesla, telah mendirikan anak perusahaan di Vietnam, menandai langkah resminya memasuki salah satu pasar mobil listrik dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Goldman Sachs menginterpretasikan transformasi paradigma AI Meta (META.US), MuseAI memulai era baru agen cerdas
Baru-baru ini, Meta meluncurkan produk agen AI pribadi yang disebut Muse AI, menandakan bahwa era kecerdasan buatan konsumen secara resmi telah berpindah dari chatbot tanya-jawab menuju agen cerdas yang dapat menyelesaikan tugas nyata secara mandiri. Goldman Sachs menerbitkan laporan riset yang mempertahankan predikat “Buy” untuk Meta.

Piper Sandler menurunkan target harga Kimberly-Clark menjadi 118 dolar AS
Kontrak berjangka indeks saham Eropa turun
