Menteri Ekonomi Jepang: Bank of Japan perlu memantau prospek ekonomi secara ketat setelah menaikkan suku bunga.
Menteri Ekonomi dan Keuangan Jepang, Shunichi Shirouchi, menyatakan pada hari Jumat bahwa ia menghormati keputusan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga menjadi 0,75%, namun perlu memantau prospek ekonomi secara ketat. Ia mengatakan: "Saat merumuskan kebijakan ekonomi dan fiskal, kami percaya bahwa perlu untuk mengamati secara cermat beberapa faktor, seperti dampak kebijakan perdagangan AS, efek kenaikan harga yang berkelanjutan terhadap konsumsi swasta, dan fluktuasi di pasar keuangan serta pasar modal." Shunichi Shirouchi menyatakan bahwa penting untuk terus menerapkan kebijakan moneter yang tepat guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inflasi yang stabil.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Target 500 millions gagal terpenuhi, Salesforce (CRM.US) kembali memproyeksikan “impian besar” senilai 6,3 billions dolar, apakah bisa membuat Wall Street percaya bahwa “AI menggantikan” telah dilebih-lebihkan?
Salesforce mengumumkan target pendapatan tahun fiskal 2030 sebesar $63 milyar yang melebihi ekspektasi, dan meredakan kekhawatiran persaingan di bidang AI dengan memperdalam kolaborasi bersama Anthropic, sehingga membangun kembali kepercayaan pasar terhadap strateginya.

Kembali ke Venezuela! Exxon Mobil (XOM.US) berencana menandatangani perjanjian awal, dengan target cadangan minyak besar sebanyak 50 miliar barel
ExxonMobil berencana menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan minyak nasional Venezuela bulan ini untuk menjajaki investasi pada ladang minyak dengan total 50 milyar barel.


Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
