EigenLayer bertujuan untuk meningkatkan insentif pengguna, memperkenalkan Rewards v2 dan pembaruan biaya staking yang fleksibel.
Pengembang EigenLayer mengusulkan Rewards v2 dan mekanisme slashing yang direncanakan untuk Q1 2025, meningkatkan fleksibilitas insentif restaking dan memengaruhi aset berbasis Ethereum ETH +0.75% seperti ETH dan LST.
Inisiatif ini dapat membentuk ulang struktur imbalan staking, menawarkan operator lebih banyak kendali, dengan potensi dampak pada dinamika pasar Ethereum dan keterlibatan staker.
EigenLayer memperkenalkan jadwal untuk memberikan imbalan yang ditingkatkan kepada pengguna aktifnya pada awal 2025. Pembaruan utama pada sistemnya, yang dikenal sebagai Rewards v2, diharapkan dapat memfasilitasi distribusi imbalan yang fleksibel.
Pembaruan ini melibatkan Eigen Labs dan mitra mereka Kiln, dengan tujuan memperbarui alokasi imbalan. Seperti yang dinyatakan oleh Tim Eigen Labs, “Rewards v2 meningkatkan sistem distribusi yang ada dengan tingkat detail dan fleksibilitas yang lebih besar.” Inisiatif ini, yang dijadwalkan untuk Q1 2025, akan melibatkan implementasi testnet sebelum peluncuran mainnet. Saat ini belum ada penyebutan resmi tentang Komite Insentif.
Hal ini akan berdampak langsung pada ekosistem Ethereum, di mana token seperti ETH dan LST terpengaruh. EigenLayer bertujuan untuk menyesuaikan alokasi operator berdasarkan kinerja dan uptime, serta berpotensi melakukan slashing pada aset staker menggunakan parameter ini.
Perubahan yang diusulkan menunjukkan dampak finansial yang lebih luas pada sektor ini. Dengan penyesuaian target pada biaya operator dan mekanisme slashing, EigenLayer dapat mendefinisikan ulang strategi restaking dan sistem imbalan dalam pasar cryptocurrency.
Pengalaman sebelumnya, seperti sistem Rewards v1 dari 2024, menunjukkan keterlibatan signifikan dengan ekosistem Ethereum. Hal ini dapat memengaruhi proyeksi keuangan dan kerangka regulasi di masa depan, dengan protokol seperti EigenDA memainkan peran penting.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Obligasi AS 10 tahun mendekati 5%, saham AS mengalami penurunan: Goldman Sachs tetap optimis, apakah ini "kenaikan suku bunga protektif" atau awal kembali siklus pengetatan?
Minggu ini, pertemuan kebijakan Federal Reserve mungkin tidak lagi berfokus pada apakah akan menaikkan suku bunga atau tidak.


Masih ada ruang imajinasi untuk pasar bullish super AI, tetapi Wall Street diam-diam telah menyiapkan "dua jenis asuransi": untuk mencegah penurunan stabil mengikis keuntungan, sekaligus melindungi dari dampak penurunan tajam.
Karena kenaikan suku bunga dan harga minyak yang menyebabkan kenaikan pasar saham terhenti, para investor memiliki pendapat yang berbeda. Ada yang khawatir pasar saham akan mengalami penjualan cepat, sementara yang lain takut pasar akan turun secara perlahan. Beberapa trader menjadi lebih kreatif dalam bertaruh pada strategi penurunan, seperti membeli opsi put pada Chicago Board Options Exchange Volatility Index atau S&P 500, atau menggunakan double binary option untuk bertaruh pada penurunan harga yang lambat.


