Analis: Tahun 2025 Akan Menjadi Titik Balik Kebijakan Cryptocurrency, Kejelasan Regulasi Akan Mendorong Adopsi Institusional
BlockBeats News, 24 Desember, menurut crowdfundinsider, Tim Kebijakan TRM Labs Ari Redbord dan Angela Ang, bersama dengan Penasihat Regulasi EMEA TRM, Luke Dufour, meninjau isu kebijakan kripto global paling penting pada kuartal keempat 2025 dan mengkaji perkembangan kebijakan kripto di 30 yurisdiksi, mengungkap beberapa tren utama:
· Stablecoin mendominasi agenda kebijakan, dengan lebih dari 70% yurisdiksi mendorong regulasi stablecoin pada tahun 2025.
· Regulasi yang lebih jelas telah membuka jalan bagi adopsi institusional, dengan sekitar 80% lembaga keuangan di yurisdiksi tersebut mengumumkan inisiatif aset digital baru.
· Dampak regulasi terhadap keuangan ilegal tetap terlihat jelas. Analisis TRM menemukan bahwa Virtual Asset Service Providers (VASPs), sebagai bagian ekosistem kripto yang paling diatur secara ketat, memiliki tingkat aktivitas ilegal yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan ekosistem secara keseluruhan.
TRM Labs menyoroti bahwa tahun 2025 merupakan "tahun penentu bagi kebijakan kripto di AS", sementara pada saat yang sama, kuartal keempat memperkuat momentum kebijakan kripto, yang kini tidak hanya soal rancangan undang-undang yang maju di Kongres. Sebaliknya, lembaga regulasi semakin "memanfaatkan panduan, pengawasan, dan penegakan untuk mencapai tujuan kebijakan."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
