Rekap Akhir Tahun Kripto PANews: Satu Gambar untuk Memahami Imbal Hasil Berbagai Aset dari 2015–2025!
Bitcoin mencatat rekor tertinggi beberapa kali pada tahun 2025, namun jika dibandingkan dalam jangka waktu 10 tahun, muncul fakta yang cukup memalukan: BTC tahun ini kalah dengan emas, saham AS, bahkan tidak sebaik banyak aset tradisional lainnya.
Harga memang mencetak rekor baru, namun perasaan di pasar justru memburuk—ini mungkin menjadi salah satu emosi paling nyata di dunia kripto tahun ini.
Saat BTC tidak lagi menjadi “solusi terbaik tahunan” secara default, aset kripto pun berubah dari aset pertumbuhan tinggi menjadi aset berisiko yang terus dibandingkan dan dinilai secara ketat.
Mungkin inilah masalah nyata yang harus dihadapi industri kripto pada tahun 2025:
Apakah kita sedang menahan rasa sakit sementara, atau justru sedang mengucapkan selamat tinggal pada era “asal ikut pasti untung”?


Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
Li Ying Bicara Crypto: Analisis Terbaru Pasar bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) 17 September

Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
