Peter Brandt: Puncak pasar bullish Bitcoin berikutnya akan terjadi pada September 2029, dan lintasan pertumbuhannya dianggap "belum pernah terjadi sebelumnya."
BlockBeats News, 24 Desember. Trader terkenal dan analis grafik Peter Brandt, yang berhasil memprediksi kejatuhan Bitcoin pada tahun 2018, menyatakan dalam sebuah postingan kemarin bahwa "Bitcoin itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan mungkin tidak akan pernah ada yang seperti ini lagi di masa depan. Dalam 15 tahun terakhir, Bitcoin telah mengalami lima kenaikan parabola pada skala logaritmik, yang kemudian diikuti oleh penurunan minimal 80% (siklus saat ini belum selesai)."
Peter Brandt juga menyebutkan bahwa ia sedang mendalami pertanyaan tentang "kapan Bitcoin akan mencapai titik terendah." Namun, ia memprediksi bahwa puncak bull market berikutnya akan terjadi pada September 2029.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
