Pendiri Telegram menanggapi keraguan pasar: Struktur modal perusahaan tidak ada kaitannya dengan Rusia
Odaily melaporkan bahwa pendiri Telegram, Pavel Durov, pada 7 Januari memposting di platform X untuk menanggapi FUD terbaru yang beredar seputar Telegram. Durov menyatakan bahwa dalam struktur modalnya, Telegram tidak memiliki keterkaitan dengan Rusia, dan dalam penerbitan obligasi senilai 1,7 miliar dolar AS baru-baru ini, “sama sekali tidak ada investor asal Rusia” yang terlibat.
Ia lebih lanjut menegaskan bahwa obligasi lama yang diterbitkan Telegram pada tahun 2021 sebagian besar telah dilunasi dan tidak menimbulkan risiko saat ini. Ia juga menekankan bahwa pemegang obligasi tidak sama dengan pemegang saham perusahaan, dan saat ini satu-satunya pemegang saham Telegram tetap dirinya sendiri, serta tidak ada hubungan langsung antara obligasi dan ekuitas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

