Pasar tenaga kerja AS pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami awal yang lesu, dengan momentum perekrutan yang melemah.
BlockBeats melaporkan, pada 7 Januari, jumlah perekrutan perusahaan Amerika Serikat pada bulan Desember naik secara moderat, menandakan momentum pertumbuhan yang lemah setelah memasuki tahun 2026. Menurut data dari ADP Research Institute, setelah penurunan bulan lalu, jumlah pekerjaan di sektor swasta meningkat sebanyak 41.000, lebih rendah dari yang diharapkan.
Kepala Ekonom ADP, Nela Richardson, menyatakan dalam sebuah pernyataan: "Meskipun perusahaan besar melakukan pengetatan, lembaga kecil pulih dari pemutusan hubungan kerja pada bulan November dengan melakukan perekrutan agresif di akhir tahun." Laporan ini semakin membuktikan bahwa pasar tenaga kerja secara bertahap mendingin, namun tidak memburuk dengan cepat. Aktivitas perekrutan baru-baru ini tetap lesu, tingkat pengangguran meningkat, yang tidak hanya memengaruhi prediksi para ekonom untuk tahun baru, tetapi juga memengaruhi pandangan masyarakat Amerika sendiri terhadap prospek pekerjaan. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
