Negosiasi RUU Struktur Pasar Kripto AS Terhambat: Regulasi DeFi dan Imbal Hasil Stablecoin Jadi Perbedaan Utama
Odaily melaporkan bahwa Ketua Komite Perbankan Senat AS, Tim Scott, sebelumnya telah menyatakan akan mengadakan sidang dengar pendapat mengenai RUU Struktur Pasar Kripto pada 15 Januari, namun dokumen negosiasi menunjukkan masih ada empat aspek yang belum mencapai konsensus, dengan poin perbedaan utama sebagai berikut:
1. DeFi: Menuntut agar keuangan terdesentralisasi (DeFi) diawasi dengan tingkat pengawasan yang setara dengan perusahaan keuangan yang diatur secara federal di AS, namun definisi dasar dan permasalahannya masih belum terselesaikan.
2. Imbal hasil stablecoin: RUU GENIUS menetapkan bahwa penerbit stablecoin tidak boleh memberikan bunga, namun perusahaan afiliasi mereka dapat menawarkan imbal hasil dan program penghargaan pelanggan. Industri perbankan berpendapat bahwa hal ini dapat mengancam bisnis inti simpanan mereka, dan sebagian anggota Partai Demokrat ingin membatasi imbal hasil kripto.
3. Kode etik: Menuntut larangan bagi pejabat tinggi pemerintah AS untuk memperoleh keuntungan pribadi dari aktivitas kripto.
4. CFTC: Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS akan memainkan peran utama dalam regulasi mata uang kripto, namun perlu mempertimbangkan pembagian kursi antara dua partai di CFTC. (CoinDesk)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
