Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Goldman Sachs Pratinjau Non-Farm Payrolls: Data Harus "Sangat Mengejutkan" untuk Mengguncang Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed pada April

Goldman Sachs Pratinjau Non-Farm Payrolls: Data Harus "Sangat Mengejutkan" untuk Mengguncang Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed pada April

BlockBeatsBlockBeats2026/01/09 04:48
Tampilkan aslinya

BlockBeats News, 9 Januari, Goldman Sachs menyatakan bahwa laporan non-farm payroll AS untuk Desember 2025, yang akan dirilis Jumat malam, tidak mungkin secara substansial mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed, kecuali terdapat hasil yang sangat tidak terduga, karena harga pasar saat ini telah secara solid berlabuh pada jalur pelonggaran kebijakan yang dimulai pertengahan tahun.


Dalam laporan riset kepada klien, Goldman Sachs memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja non-farm payroll akan meningkat sekitar 70.000, sejalan dengan ekspektasi umum. Meskipun terdapat "whisper numbers" pasar tidak resmi yang mengisyaratkan risiko kenaikan tipis, bank tersebut percaya bahwa hasil yang mendekati ekspektasi akan memperkuat, bukan mengganggu, narasi makroekonomi yang ada.


Saat ini pasar memperkirakan akan ada dua kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed tahun ini, dengan pemotongan pertama sebesar 25 basis poin diperkirakan terjadi sekitar akhir April.


Goldman Sachs menyatakan bahwa data ketenagakerjaan perlu menunjukkan kejutan kenaikan atau penurunan yang "cukup dramatis" untuk secara signifikan mempercepat atau menunda waktu tersebut.


Dari perspektif pasar, Goldman Sachs memandang data non-farm payroll di kisaran 70.000 hingga 100.000 sebagai hasil yang paling menguntungkan bagi pasar saham, sejalan dengan skenario ekspansi ekonomi berkelanjutan yang tidak memicu kembali kekhawatiran inflasi maupun mengancam siklus pemotongan suku bunga. Hasil seperti itu akan mendukung pandangan bahwa ekonomi AS melambat secara bertahap, bukan tiba-tiba terhenti.


Sebaliknya, data non-farm payroll di bawah 50.000 akan diartikan sebagai di bawah tingkat pertumbuhan lapangan kerja yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ekonomi, yang berpotensi membuat investor khawatir akan perlambatan pertumbuhan yang tajam.


Di sisi lain, Goldman Sachs menyatakan bahwa jika data melebihi 125.000, hal ini dapat mendorong pasar untuk meninjau kembali waktu pemotongan suku bunga pertama The Fed, sehingga memperkirakan pemotongan suku bunga akan mundur ke bulan Juni. (FXStreet)

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.

Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.

华尔街见闻2026/09/16 18:06