DFSA Dubai menyesuaikan kerangka regulasi kripto: Tanggung jawab penilaian kelayakan token dialihkan ke institusi berlisensi
Odaily melaporkan bahwa Dubai Financial Services Authority (DFSA) telah menerapkan pembaruan besar pada kerangka regulasi token kripto, dengan memindahkan tanggung jawab penilaian kelayakan token kripto dari otoritas pengatur ke perusahaan berlisensi yang beroperasi di Dubai International Financial Centre (DIFC). Pembaruan ini dilakukan setelah proses konsultasi yang dimulai pada Oktober 2025, mencerminkan penyesuaian pendekatan otoritas sejak rezim token kripto diperkenalkan pada 2022. Charlotte Robins, Managing Director Kebijakan dan Hukum DFSA, menyatakan bahwa perubahan ini mencerminkan pergeseran menuju model yang lebih fleksibel dan berbasis prinsip. Berdasarkan aturan yang direvisi dan mulai berlaku pada hari Senin, perusahaan yang menyediakan layanan keuangan terkait token kripto kini harus menentukan sendiri apakah token yang mereka perdagangkan memenuhi standar kelayakan DFSA. Sebagai bagian dari perubahan ini, DFSA tidak akan lagi memelihara atau menerbitkan daftar token kripto yang diakui, dan kerangka kerja yang diperbarui tidak secara eksplisit melarang kategori aset digital tertentu. (Cointelegraph)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
