DFSA Dubai menyesuaikan kerangka regulasi kripto, tanggung jawab penilaian kelayakan token dialihkan ke lembaga berlisensi
ChainCatcher melaporkan bahwa Dubai Financial Services Authority (DFSA) telah menerapkan pembaruan signifikan pada kerangka regulasi token kripto, dengan mengalihkan tanggung jawab penilaian kelayakan token kripto dari regulator kepada perusahaan berlisensi yang beroperasi di Dubai International Financial Centre (DIFC). Pembaruan ini dilakukan setelah dimulainya proses konsultasi pada Oktober 2025, mencerminkan penyesuaian pendekatan regulator sejak diperkenalkannya rezim token kripto pada tahun 2022. Charlotte Robins, Managing Director Kebijakan dan Hukum DFSA, menyatakan bahwa perubahan ini mencerminkan pergeseran menuju model yang lebih fleksibel dan berbasis prinsip.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Li Ying Bicara Crypto: Analisis Terbaru Pasar bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) 17 September

Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

