Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Trump Tantang Kewenangan The Fed Powell

Trump Tantang Kewenangan The Fed Powell

CointurkCointurk2026/01/12 12:56
Tampilkan aslinya
Oleh:Cointurk

Para investor cryptocurrency terbangun di hari yang penuh gejolak, ditandai dengan permohonan putus asa dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Di tengah intrik keuangan ini berdiri Donald Trump, seorang presiden yang dikenal dengan metode tidak ortodoks dan sering mengacaukan otoritas lembaga federal. Independensi Federal Reserve sangat penting untuk kredibilitas kebijakan ekonomi. Namun, sejak menjabat, Trump telah berulang kali berupaya untuk mengendalikan lembaga ini.

Pernyataan Gedung Putih tentang Fed

Powell menghadapi pers, menuduh bahwa Presiden Trump sedang berusaha mengambil alih lembaga tersebut melalui intimidasi. Tahun lalu, di tengah renovasi Fed, Trump menuduh Powell melakukan korupsi dan mengisyaratkan kemungkinan tindakan hukum terhadapnya. Hal ini memicu Departemen Kehakiman untuk memulai proses hukum, dengan Powell baru-baru ini mengakui, "Saya mungkin akan masuk penjara karena tidak menurunkan suku bunga; saya sedang diancam."

Pada saat artikel ini ditulis, Kevin Hasset, Penasehat Senior di Gedung Putih, mengeluarkan pernyataan terkait situasi tersebut. Ia mencatat adanya pembengkakan biaya yang signifikan dalam renovasi gedung Fed, namun menyangkal keterlibatan apa pun dengan Departemen Kehakiman terkait gugatan terhadap Fed. Hasset juga berkomentar bahwa ketidaksesuaian keuangan ini tidak sejalan dengan justifikasi yang terdokumentasi dan menegaskan bahwa tingkat suku bunga tidak ada kaitannya dengan peristiwa yang sedang berlangsung. Selain itu, Hasset menyatakan keyakinannya bahwa Departemen Kehakiman pimpinan Presiden Trump tidak mengetahui diskusi gugatan terkait Fed.

Ekspektasi suku bunga saat ini menunjukkan pemangkasan sebesar 50 basis poin pada tahun 2026, namun drama yang sedang berlangsung menambah lapisan ketidakpastian. Dunia keuangan terus menyaksikan dengan seksama saat interaksi antara Gedung Putih dan Federal Reserve berkembang. Masih harus dilihat bagaimana ketegangan ini akan mempengaruhi kebijakan ekonomi dan otonomi institusional. Saat ini, pendekatan Trump menantang tradisi lama, melambangkan pertanyaan yang lebih luas tentang otoritas di dalam institusi federal Amerika Serikat.

Artikel ini pertama kali muncul di COINTURK, menyoroti konfrontasi yang semakin meningkat antara Gedung Putih dan Fed, sebuah momen penting bagi tata kelola ekonomi Amerika Serikat. Dinamika yang terus berkembang ini dapat menjadi studi kasus penting bagi independensi federal dan kekuasaan eksekutif dalam membentuk kebijakan keuangan. Para investor dan pembuat kebijakan harus menavigasi lanskap yang tidak pasti ini seiring dengan munculnya informasi baru.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Morgan Stanley menilai Apple (AAPL.US) memasuki "Era Ternus": premiumisasi, inovasi, dan AI sepenuhnya didukung, dari "sedikit demi sedikit" hingga serangan besar-besaran

Baru-baru ini, acara peluncuran produk baru musim gugur Apple 2026 telah resmi berakhir. Morgan Stanley merilis laporan penelitian yang menyatakan bahwa di bawah kepemimpinan CEO baru, Apple sedang memposisikan kembali iPhone sebagai pusat pribadi yang cerdas, dengan model layar lipat Duo dan kecerdasan buatan Siri sebagai inti dari strategi tersebut.

智通财经2026/09/11 02:11
Morgan Stanley menilai Apple (AAPL.US) memasuki "Era Ternus": premiumisasi, inovasi, dan AI sepenuhnya didukung, dari "sedikit demi sedikit" hingga serangan besar-besaran

Inflasi Belum Mereda, Trump Berencana Bagikan “Dividen Pemilu” $5000! Ekonom Peringatkan: Sama Saja Seperti Menyiram Minyak ke Api

Para ekonom mengatakan usulan ini kecil kemungkinannya untuk terwujud. Mereka menambahkan bahwa sekalipun nantinya direalisasikan, pembayaran langsung satu kali saja tidak akan secara signifikan mengurangi tekanan biaya hidup yang dihadapi masyarakat, bahkan kemungkinan justru akan mendorong kenaikan harga konsumsi dalam beberapa bulan mendatang.

智通财经2026/09/11 01:51
Inflasi Belum Mereda, Trump Berencana Bagikan “Dividen Pemilu” $5000! Ekonom Peringatkan: Sama Saja Seperti Menyiram Minyak ke Api