Menteri Luar Negeri Jerman: Eropa Berpeluang Mencapai Kompromi dengan Amerika Serikat Terkait Pulau Greenland
Odaily melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menyatakan dirinya optimis bahwa Eropa dapat mencapai "kompromi" dengan Amerika Serikat terkait isu Greenland. Pada hari Senin di Washington, setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS, Rubio, Wadephul mengatakan bahwa ia berharap Amerika Serikat dapat berpartisipasi dalam misi baru NATO di kawasan Arktik untuk membantu memastikan keamanan Greenland. Wadephul berkata: "NATO saat ini sedang mulai menyusun rencana konkret, dan rencana-rencana ini akan didiskusikan bersama mitra Amerika kami. Hari ini kami belum dapat menyelesaikan langkah ini, tetapi semua pihak telah siap untuk melaksanakan pekerjaan ini dalam kerangka NATO. Jerman juga akan berupaya memberikan kontribusi untuk tujuan ini." Wadephul juga membahas negosiasi yang sedang berlangsung antara AS, Eropa, dan Ukraina bersama Rubio. Jerman telah secara jelas menyatakan kesediaannya untuk mendukung misi militer sebagai bagian dari jaminan keamanan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

