Mantan Walikota New York, Eric Adams, meluncurkan "NYC Token", yang harganya melonjak tajam setelah pembukaan lalu segera turun kembali.
BlockBeats melaporkan pada 13 Januari, menurut Fortune, mantan Walikota New York Eric Adams mengumumkan peluncuran cryptocurrency bernama "NYC Token" setelah mengakhiri masa jabatannya. Ia menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk mengumpulkan dana guna memerangi antisemitisme, sentimen anti-Amerika, serta mendorong pendidikan blockchain untuk anak-anak. Adams memperkenalkan token ini di Times Square, namun tidak mengungkapkan mitra kerja sama, waktu peluncuran, cara penggunaan dana, atau mekanisme spesifik, hanya menyebutkan bahwa warga New York biasa dapat berpartisipasi dalam investasi.
Selama masa jabatannya, Adams sangat mendukung industri kripto, namun juga menuai kontroversi terkait isu etika dan konflik kepentingan. Walikota baru, Zohran Mamdani, telah secara tegas menyatakan tidak akan membeli token tersebut.
Menurut informasi dari platform X Eric Adams, NYC Token diduga telah diluncurkan di jaringan Solana sekitar satu jam yang lalu, dengan kapitalisasi pasar sempat melonjak hingga 200 juta dolar AS sebelum turun dengan cepat dan kini dilaporkan sebesar 93,98 juta dolar AS.
BlockBeats mengingatkan pengguna bahwa keaslian token ini masih perlu dikonfirmasi, dan harga token yang dikaitkan dengan selebriti sangat fluktuatif serta penuh ketidakpastian, sehingga pengguna harus berhati-hati dalam berinvestasi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
