Perdana Menteri Thailand memerintahkan pengetatan regulasi terkait perdagangan emas dan aset digital untuk memberantas "uang abu-abu".
PANews 13 Januari — Menurut laporan The Nation Thailand, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul secara resmi telah meluncurkan operasi besar-besaran terhadap "dana abu-abu" dan aliran dana ilegal, serta memerintahkan pengetatan regulasi terkait perdagangan emas dan aset digital. Di bidang aset digital, pemerintah akan menerapkan secara ketat "Travel Rule", yang mengharuskan identitas pengirim dan penerima diidentifikasi dalam setiap transfer wallet ke wallet, guna menghilangkan anonimitas. Selain itu, Thailand juga akan mendirikan sebuah Data Bureau nasional untuk mengelola data keuangan secara terpusat, sehingga otoritas pengawas dapat melacak transaksi mencurigakan secara real-time.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

