Standard Chartered Bank memprediksi: Harga Ethereum akan mencapai 40.000 dolar AS pada tahun 2030
PANews 13 Januari — Menurut laporan DL News, Standard Chartered Bank dalam laporan riset yang dirilis pada 12 Januari memprediksi bahwa performa bitcoin yang lebih lemah dari perkiraan akan memberi kesempatan bagi ethereum untuk melampaui bitcoin, dan mencapai 40.000 dolar pada tahun 2030. Geoffrey Kendrick, Kepala Global Riset Aset Digital Standard Chartered Bank, mengatakan: “Tahun 2026 akan menjadi tahun ethereum, seperti tahun 2021. Peningkatan prospek ethereum dibandingkan bitcoin berarti rasio harga antara kedua aset ini mungkin akan kembali ke puncaknya pada tahun 2021.”
Bank tersebut menyatakan bahwa, dibandingkan dengan bitcoin, investasi melalui ETF dan digital asset vault memiliki dampak yang lebih kecil terhadap performa harga ethereum. Meskipun demikian, meskipun arus dana ETF kripto secara keseluruhan telah melemah, saat ini dampaknya terhadap ethereum lebih positif dibandingkan terhadap bitcoin. Selain itu, para pengembang ethereum sedang berupaya meningkatkan throughput transaksi blockchain ethereum hingga 10 kali lipat dalam dua hingga tiga tahun ke depan, dan jika berhasil akan memberikan dorongan besar bagi ethereum. Terakhir, pengesahan Clarity Act di Amerika Serikat juga akan menguntungkan ethereum dan ekosistem on-chain besar yang diakomodasinya. Standard Chartered Bank memperkirakan Clarity Act akan disahkan pada kuartal pertama tahun 2026.
Laporan tersebut menegaskan kembali prediksi harga bitcoin, yaitu harga bitcoin akan mencapai 500.000 dolar pada tahun 2030, sekaligus menurunkan target harga jangka pendek ethereum, dengan target harga tahun 2026 turun dari 12.000 dolar menjadi 7.500 dolar, dan target harga tahun 2027 turun dari 18.000 dolar menjadi 15.000 dolar.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
