KB Financial Korea Selatan Mengajukan Paten Pembayaran Kartu Kredit yang Terhubung dengan Stablecoin
BlockBeats News, 14 Januari - KB National Card, anak perusahaan dari grup keuangan terbesar di Korea Selatan, KB Financial Group, telah mengajukan paten untuk teknologi pembayaran inovatif yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran dengan stablecoin menggunakan kartu kredit yang sudah ada. Sistem pembayaran hibrida ini menghubungkan dompet blockchain pengguna ke kartu kredit mereka, memprioritaskan penggunaan stablecoin di dompet untuk pembayaran dan secara otomatis melengkapi saldo yang tidak mencukupi dengan kartu kredit.
KB Financial Group menyatakan bahwa teknologi ini mempertahankan infrastruktur pembayaran kartu yang sudah ada dan pengalaman pengguna, sekaligus menurunkan hambatan untuk pembayaran aset digital, serta mendorong adopsi stablecoin secara mainstream di sektor keuangan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Industri perbankan Jepang memberikan peringatan: Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang dapat memicu pengurangan nilai dan guncangan terhadap laba.
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang diperkirakan akan terus meningkat, sehingga bank menghadapi risiko pengurangan nilai aset dan menurunnya keuntungan.
Penyedia layanan logistik lintas batas Wuhan, WODETONG (WODO.US), meningkatkan skala IPO di AS sebesar 340% dan berencana mengumpulkan dana sebesar 33 juta dolar AS.
Penyedia layanan kargo lintas batas dan logistik di Wuhan, China, Worton, pada hari Rabu meningkatkan skala penerbitan yang direncanakan untuk IPO yang akan datang.

Apollo (APO.US) dikabarkan mempertimbangkan untuk meningkatkan pinjaman SoftBank menjadi 9 miliar dollar AS guna mendukung investasi OpenAI
Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, Apollo Global Management (APO.US) sedang dalam pembicaraan dengan SoftBank Group (SFTBY.US) dan berencana untuk meningkatkan skala pinjaman dari 5,4 milliards USD menjadi 9 milliards USD.

