ANZ Bank memperkirakan harga perdagangan emas akan menembus 5.000 dolar AS per ons pada tahun 2026.
BlockBeats melaporkan, pada 14 Januari, Daniel Hynes, Senior Commodity Strategist di ANZ, menyatakan bahwa setelah performa yang kuat pada tahun 2025, prospek emas dan perak tetap optimis hingga tahun 2026. Ketegangan geopolitik yang kembali meningkat, kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve, serta kurangnya disiplin fiskal Amerika Serikat, kemungkinan akan terus mendorong aliran dana ke pasar emas. Untuk perak, pasokan fisik yang ketat semakin memperburuk volatilitas harga.
Hynes berpendapat bahwa jika pembebasan tarif impor Amerika Serikat dikonfirmasi, hal ini akan meredakan tekanan pasokan, namun ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar serta permintaan industri yang kuat tetap akan memberikan dukungan harga yang solid. Bank tersebut memperkirakan harga perdagangan emas akan menembus 5.000 dolar AS per ons pada paruh kedua tahun ini. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

