Financial Times: Independensi Federal Reserve yang terganggu mengancam "jalur kehidupan" keuangan global
BlockBeats melaporkan, pada 16 Januari, menurut Financial Times, Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah memulai penyelidikan pidana terhadap Ketua Federal Reserve Powell, yang memicu kekhawatiran risiko berantai di bank sentral global terkait independensi Federal Reserve yang terancam. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan arah kebijakan moneter Amerika Serikat, tetapi juga secara langsung mengancam alat krisis utama dalam sistem keuangan global—perjanjian swap mata uang.
Perjanjian swap merupakan mekanisme inti bagi Federal Reserve untuk menyediakan likuiditas dolar kepada bank sentral lain selama masa krisis, dan telah berperan sebagai "garis hidup keuangan" dari krisis keuangan global hingga pandemi. Namun, tekanan dari pemerintahan Trump terhadap bank sentral menimbulkan kekhawatiran bahwa alat semacam ini dapat dipolitisasi.
Tahun lalu, pejabat Eropa telah mendiskusikan pembangunan alternatif, yang mencerminkan kewaspadaan negara-negara terhadap kemungkinan ketergantungan likuiditas dolar yang dijadikan senjata. Analisis menunjukkan bahwa jika Amerika Serikat mengaitkan perjanjian swap dengan kepentingan geopolitik, kemampuan respons krisis global akan menghadapi ujian berat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Li Ying Bicara Crypto: Analisis Terbaru Pasar bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) 17 September

Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

