Di sektor GameFi, terdapat lonjakan aktivitas baru saat token asli Axie Infinity, AXS, kembali menarik perhatian investor. Setelah mengalami penurunan yang panjang, pergeseran harga yang signifikan menunjukkan pencarian stabilitas pasar yang baru. Pembelian yang meningkat sejak awal Januari telah mendorong AXS ke salah satu fase pemulihan terkuat dalam beberapa kuartal terakhir. Para investor kini sangat menantikan apakah token ini akan menguji kembali ambang penting $3 dalam waktu dekat.
AXS Axie Infinity Menjadi Sorotan Utama saat Dinamika Pasar Baru Muncul
Faktor yang Mendorong Kebangkitan AXS
Inti dari pemulihan AXS adalah penyesuaian ekonomi token yang diterapkan oleh tim Axie Infinity. Pengenalan mekanisme bAXS, yang mengunci sebagian dari suplai yang beredar, dikombinasikan dengan penghentian emisi hadiah SLP, secara signifikan telah mengurangi tekanan jual. Langkah ini untuk mengekang inflasi yang disebabkan oleh ekonomi game telah menghasilkan perubahan positif pada sentimen investor.
Kenaikan ini, yang melebihi 270% sejak awal tahun, menjadi sinyal awal kebangkitan yang telah lama dinantikan di sektor GameFi. Peningkatan volume perdagangan yang terus-menerus juga menunjukkan bahwa pergerakan harga ini lebih dari sekadar lonjakan sementara akibat likuiditas rendah. Keinginan pembeli untuk mempertahankan level harga di ambang yang lebih tinggi menandakan selera risiko pasar yang kembali meningkat.
Selama periode ini, AXS menarik perhatian tidak hanya dari investor individu tetapi juga dari pelaku pasar yang mengamati proyek-proyek di persimpangan antara gaming dan blockchain. Pemulihan harga ini memperkuat persepsi bahwa ekosistem Axie Infinity sekali lagi mampu membangun narasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Pandangan Teknis dan Ambang $3
Dari sisi teknikal, AXS menunjukkan breakout naik yang kuat pada minggu pertama Januari, disertai volume tinggi. Pergerakan harga melampaui mid-band pada grafik harian menegaskan bahwa pembeli memegang kendali. Saat indikator OBV mencapai level tertinggi baru, hal ini mendukung luasnya reli, namun indikator momentum yang melambat mengindikasikan potensi jeda jangka pendek.
Dalam beberapa hari mendatang, zona krusial yang perlu diawasi adalah kisaran $2,80–$2,92. Penutupan harian di atas area yang sebelumnya dipenuhi suplai ini akan sangat penting untuk pergerakan naik lebih lanjut. Skenario semacam ini membuat harga secara teknis memungkinkan untuk menjelajah ke rentang $3,00–$3,10.
Jika resistensi tidak dapat ditembus, keseimbangan horizontal mungkin muncul di kisaran $2,40–$2,60. Bertahan di dalam rentang ini tidak berarti struktur kenaikan inti telah terganggu. Arah jangka pendek AXS akan lebih bergantung pada konfirmasi penerimaan harga daripada momentum.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Gedung Putih mengecam keputusan kenaikan suku bunga The Fed sebagai "sangat disayangkan", Trump mendesak penurunan suku bunga di bawah 1%
Juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, menyatakan, “Dari sudut pandang pemerintah, keputusan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve hari ini cukup disayangkan dan tidak memiliki dasar ekonomi yang sangat meyakinkan.” Ketika ditanya apakah Presiden Trump masih mempercayai independensi ketua Federal Reserve, Desai menjawab, “Tentu saja.”
AI "pembelajaran berkelanjutan" mungkin memulai siklus penyimpanan baru! Citi: Permintaan HBM, server DRAM, dan eSSD meningkat, kekurangan mungkin berlanjut hingga 2031
Dalam laporan terbaru tentang industri semikonduktor global, Citibank menyatakan bahwa seiring dengan perkembangan kecerdasan buatan dari model pelatihan dan penalaran tradisional menuju era "pembelajaran berkelanjutan", pasar chip memori global kemungkinan akan mengalami pertumbuhan permintaan struktural yang baru.

Indeks saham AS tampak tenang, namun arus bawah bergerak: Mitra Goldman Sachs mengungkap empat faktor pendorong pasar utama
Mitra Goldman Sachs, Bobby Molavi, menyatakan bahwa ketidakpastian regulasi AI, harga minyak yang menembus 100 dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang melebihi 5%, dan perbedaan pendapat dalam kebijakan The Fed secara bersamaan meningkat, mendorong risiko inflasi dan suku bunga lebih tinggi. Hal ini menyebabkan sektor AI dan perdagangan momentum yang sebelumnya unggul menjadi tertekan, sementara aliran dana beralih ke sektor perangkat lunak, defensif, dan energi, mempercepat penilaian ulang di pasar.
Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat akan melakukan pemungutan suara pada hari Rabu terkait regulasi baru penggunaan listrik: mengharuskan data center menanggung biaya listrik tambahan, menargetkan raksasa teknologi yang mengalihkan biaya listrik.
Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat diperkirakan akan mengadakan pemungutan suara paling cepat pada hari Rabu waktu setempat mengenai undang-undang bipartisan yang bertujuan untuk mengekang kenaikan biaya listrik terkait ekspansi pusat data yang mendukung kecerdasan buatan.

