World merilis World ID v4.0, memperkenalkan arsitektur abstraksi akun dan dukungan multi-kunci
Foresight News melaporkan bahwa World (sebelumnya Worldcoin) telah merilis World ID versi 4.0, yang memperkenalkan abstraksi akun ke dalam protokol. Pembaruan ini mengubah World ID dari satu kunci tunggal menjadi catatan abstrak dalam registri publik "WorldIDRegistry", serta mendukung beberapa kunci otorisasi, memungkinkan pengguna menghasilkan bukti di berbagai perangkat atau platform.
Fitur utama dari pembaruan ini meliputi: 1. Dukungan multi-kunci, memungkinkan pengguna mengelola beberapa Authenticator sambil mempertahankan identitas yang sama; 2. Meningkatkan ketahanan protokol dengan mendukung rotasi dan pencabutan kunci, serta memperkenalkan Recovery Agent opsional untuk mengatasi kehilangan kunci; 3. Meluncurkan Authenticator referensi berbasis web untuk menyederhanakan pengalaman penggunaan di browser; 4. Meningkatkan perlindungan privasi dengan menghasilkan nullifier sekali pakai melalui node OPRF, menjaga integritas bukti sambil mencegah pelacakan jangka panjang; 5. Memperkenalkan Relying Party Registry, memungkinkan Authenticator mengidentifikasi sumber permintaan untuk mencegah serangan phishing, serta meletakkan dasar untuk pengenalan biaya protokol di masa depan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

