Saham Qualcomm Naik Setelah Dua Kenaikan Peringkat
Qualcomm Inc (NASDAQ:QCOM) sahamnya melonjak pada hari Selasa setelah produsen chip tersebut menerima dua peningkatan peringkat yang optimis.
- Saham Qualcomm bergerak di wilayah positif. Mengapa saham QCOM naik?
Analis Loop Capital Gary Mobley meningkatkan peringkat Qualcomm menjadi Beli dengan target $185 pada hari Selasa. Sementara itu, analis Wells Fargo Aaron Rakers meningkatkan peringkatnya menjadi Equal‑Weight sambil menaikkan targetnya menjadi $150.
Dorongan AI Data Center Dapat Menghasilkan Miliar Dolar
Qualcomm telah memperluas bisnisnya di luar smartphone yang pertumbuhannya melambat, dengan meluncurkan dua chip AI untuk data center tahun lalu. Wells Fargo memperkirakan chip-chip ini dapat menghasilkan pendapatan tahunan sebesar $5 miliar hingga $7 miliar mulai tahun 2027.
Perusahaan melihat peluang Qualcomm di pasar AI inference senilai lebih dari $100 miliar sebagai sesuatu yang masih kurang diapresiasi. Wells Fargo juga mencatat bahwa pembaruan strategi mendatang atau kemitraan baru yang terkait dengan upaya data center Qualcomm dapat membantu mengubah sentimen investor.
Akuisisi Strategis Memperkuat Posisi
Wells Fargo menyoroti akuisisi terbaru Qualcomm atas Alphawave Semi dan Ventana sebagai bagian penting dari strategi data center-nya yang terus berkembang. Alphawave membawa IP memori dan konektivitas — termasuk UCIe, PCIe/CXL, dan antarmuka memori bandwidth tinggi — beserta kemampuan SoC kustom.
Ventana menambahkan arsitektur CPU Veyron V2, yang dapat membantu Qualcomm menawarkan platform kelas server kustom kepada pelanggan hyperscale dan komputasi kinerja tinggi.
Kemitraan TSMC Memberikan Keunggulan Kapasitas
Perusahaan analis juga menunjuk pada alokasi wafer canggih Qualcomm di Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (NYSE:TSM) sebagai potensi keunggulan kompetitif. Sebagai pelanggan utama 2-nanometer, Qualcomm mungkin dapat mengalihkan kapasitas dari pasar smartphone yang melemah pada tahun 2026 ke produk data center, mendukung chip seri AI dan penawaran CPU di masa depan.
Apa Kata Analis Lain?
Qualcomm menjadi fokus beberapa aksi analis baru-baru ini, dengan tren umum peringkat positif. Awal bulan ini, Morgan Stanley kembali memberikan peringkat Underweight pada Qualcomm dengan target $132.00. Sebelumnya, Argus Research mempertahankan peringkat Beli pada 6 Februari, meskipun dengan target yang diturunkan dari $205.00 menjadi $180.00. JP Morgan juga mempertahankan peringkat Overweight pada 5 Februari, namun menurunkan target mereka dari $195.00 menjadi $185.00.
Aksi Harga QCOM: Saham Qualcomm naik 2,91% menjadi $144,49 pada saat publikasi hari Selasa.
Gambar: Viewimage/Shutterstock
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Suku bunga tinggi bukan "penghancur" pasar saham AS? Apakah keuntungan yang menjadi penentu?
JPMorgan percaya bahwa pertumbuhan laba adalah faktor kunci yang menentukan daya tahan valuasi saham AS. Data sejak tahun 1950 menunjukkan bahwa imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun dan valuasi S&P 500 memiliki hubungan "U terbalik". Berdasarkan tingkat laba saat ini, imbal hasil sekitar 5%-6% baru akan menyusutkan valuasi secara signifikan; selama pertumbuhan laba tetap di atas 15%, valuasi masih memiliki ruang untuk direvisi. Jika kurva imbal hasil mengalami bear steepening, sektor siklikal seperti energi dan keuangan lebih diuntungkan; jika kurva datar, maka saham teknologi relatif lebih unggul.
Seni Investasi "Outlier" di Era Baru Baqi

Chevron (CVX.US) mencari cara lain untuk mengantisipasi gangguan pasokan dari Timur Tengah: menargetkan Argentina dan Mediterania untuk mendorong pertumbuhan LNG global, serta mencoba mencapai kesepakatan dengan India
Chevron berfokus pada Argentina dan kawasan Mediterania, mencari pertumbuhan LNG global dan berencana mencapai kesepakatan dengan India.

Tekanan harga energi dan makanan meningkat atau menyebabkan inflasi kembali naik! Bank sentral Inggris kemungkinan sulit untuk tetap "tenang", pasar bertaruh kenaikan suku bunga meningkat pesat
Tekanan kenaikan harga energi yang disebabkan oleh perang Timur Tengah yang belum jelas semakin meningkat. Risiko baru juga mendekat, yang dapat menyebabkan inflasi tetap lebih tinggi dari target 2% Bank of England selama sebagian besar waktu tahun depan.

