Proposal baru dari Lista: Berencana meluncurkan Tokenomics 2.0, menghapus mekanisme veLISTA dan memperkenalkan pembelian kembali
Foresight News melaporkan bahwa Lista DAO telah mengumumkan proposal LIP 024, yang berencana untuk meluncurkan versi 2.0 dari tokenomics LISTA. Proposal ini mengusulkan penghapusan bertahap mekanisme veLISTA, dengan semua veLISTA yang telah di-stake akan dibuka tanpa penalti; di samping itu, proses tata kelola akan disederhanakan, sehingga pengguna hanya perlu memiliki LISTA untuk dapat berpartisipasi dalam pemungutan suara, sementara fungsi voting LP pool akan ditutup secara bertahap. Selain itu, proposal ini berencana untuk mengganti mekanisme distribusi pendapatan menjadi pembelian kembali LISTA, di mana biaya yang sebelumnya dibagikan kepada pemegang veLISTA akan dialokasikan untuk pertumbuhan protokol dan pembelian kembali token, serta membangun dashboard publik untuk melacak status pembelian kembali. LISTA juga akan memperluas penggunaan token, termasuk peluncuran fitur “delayed liquidation” yang dijadwalkan pada kuartal kedua tahun 2026. Masa voting proposal ini berlangsung pada 30 Maret hingga 2 April 2026.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
