Goldman Sachs Memperingatkan: Saham AS Mungkin Segera Turun, Hindari Investasi Ceroboh
Pada 24 April, seiring saham-saham AS kembali ke level tertinggi historis, Goldman Sachs memperingatkan bahwa mereka memperkirakan koreksi pasar mungkin akan segera terjadi dan menyarankan investor untuk tidak berinvestasi secara ceroboh. Dalam laporan mereka, Goldman Sachs menyatakan: "Menurut kerangka asimetri ekuitas kami, risiko penurunan pasar berikutnya tetap tinggi, sementara kemungkinan pasar naik rendah, yang menunjukkan bahwa meningkatkan investasi berisiko bukanlah strategi yang bijaksana." Analis Goldman Sachs secara khusus menekankan bahwa pandangan keseluruhan mereka terhadap saham AS tidak berubah, namun terdapat potensi tekanan jual di pasar saat ini, yang menurut mereka menjadi alasan investor sebaiknya menghindari investasi pada aset berisiko. (Dongxin News Agency)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Target 500 millions gagal terpenuhi, Salesforce (CRM.US) kembali memproyeksikan “impian besar” senilai 6,3 billions dolar, apakah bisa membuat Wall Street percaya bahwa “AI menggantikan” telah dilebih-lebihkan?
Salesforce mengumumkan target pendapatan tahun fiskal 2030 sebesar $63 milyar yang melebihi ekspektasi, dan meredakan kekhawatiran persaingan di bidang AI dengan memperdalam kolaborasi bersama Anthropic, sehingga membangun kembali kepercayaan pasar terhadap strateginya.

Kembali ke Venezuela! Exxon Mobil (XOM.US) berencana menandatangani perjanjian awal, dengan target cadangan minyak besar sebanyak 50 miliar barel
ExxonMobil berencana menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan minyak nasional Venezuela bulan ini untuk menjajaki investasi pada ladang minyak dengan total 50 milyar barel.


Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
