Analis: $80.000 adalah level resistensi kunci untuk BTC, jika berhasil tembus dapat memicu volatilitas yang lebih besar
BlockBeats melaporkan, pada 26 April, analis data on-chain Murphy menyatakan bahwa dengan menggabungkan data paparan Gamma pada opsi, open interest (OI) harga strike, dan implied volatility (IV) di titik at-the-money, level 80.000 dolar AS menjadi area resistensi kunci pertama untuk BTC saat ini. Posisi ini memiliki karakteristik OI Call yang tinggi, Gamma positif, dan IV rendah, sehingga dalam kenaikan harga, aktivitas dynamic hedging oleh market maker dapat memicu tekanan jual, sementara IV yang lebih rendah memperbesar sensitivitas penyesuaian portofolio hedging.
Data menunjukkan, harga ini berkorelasi dengan OI sekitar 7.200 BTC yang terakumulasi dengan Gamma positif, menjadikan 80.000 dolar AS resistensi penting pada fase Mei. Namun, analisis menunjukkan bahwa level ini bukan puncak absolut. Jika harga menembus dan mendekati 82.000 dolar AS, karena di area tersebut terdapat paparan Gamma negatif yang lebih besar (sekitar OI 4.644 BTC), pasar bisa dengan cepat beralih dari fase tekanan ke fase volatilitas yang meningkat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

