IKADO telah menyelesaikan putaran pendanaan sebesar 5 juta dolar AS untuk mempercepat pengembangan infrastruktur RWA NFT-nya
BlockBeats News, 2 Mei, IKADO baru-baru ini mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan sebesar $5 juta yang dipimpin oleh 1A1Z Capital, dengan partisipasi dari AC Capital, Mason Labs, dan institusi lainnya. Pendanaan ini akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur platform, peningkatan sistem kustodian, ekspansi pasar global, serta pembelian, penyimpanan, dan pengembangan sistem autentikasi untuk kartu dagang dunia nyata.
Menurut pengenalan, IKADO berfokus pada integrasi RWA (Real World Assets) dan NFT. Dengan memetakan kartu dagang koleksi offline secara 1:1 ke blockchain, IKADO memungkinkan pengikatan NFT dengan aset fisik, mendukung transaksi on-chain dan penukaran fisik. NFT terkait diterbitkan oleh IKADO bekerja sama dengan perusahaan perdagangan kartu sekunder terkemuka di Jepang, dengan semua kartu fisik terkait disimpan secara terpusat oleh platform untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas aset.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

