Amerika Serikat akan memproses pengembalian tarif mulai 12 Mei
Pada 5 Mei, U.S. Customs and Border Protection (CBP) mengumumkan bahwa batch pertama pengembalian dana elektronik untuk tarif yang dianggap ilegal oleh Mahkamah Agung akan mulai diberikan paling awal pada 12 Mei, dengan total tarif yang dikembalikan sebesar $166 miliar. Dilaporkan bahwa waktu rilis batch pertama pengembalian dana elektronik oleh CBP tertunda satu hari dari perkiraan sebelumnya, meskipun tidak ada penjelasan yang diberikan terkait keterlambatan tersebut. Dampak putusan Mahkamah Agung melampaui mekanisme pengembalian dana itu sendiri. International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), yang selama ini menjadi alat utama kebijakan perdagangan Trump, telah dinyatakan tidak berlaku, yang berarti pemerintah kehilangan salah satu cara paling fleksibel untuk memberlakukan tekanan tarif tanpa persetujuan kongres. Angka $166 miliar mewakili jumlah kumulatif tarif yang dapat digugat, menjadikan pengembalian dana ini sebagai salah satu pembalikan fiskal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah perdagangan Amerika Serikat baru-baru ini. (Dongxin News Agency)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
