Parlemen Rwanda Mengesahkan RUU Regulasi Aset Virtual, Operasi Tanpa Izin Dapat Didenda hingga 100 Juta Franc Rwanda
Pada 10 Mei, dilaporkan bahwa majelis rendah Parlemen Rwanda telah mengesahkan rancangan undang-undang regulasi aset virtual pada 5 Mei, yang bertujuan mengatur transaksi cryptocurrency, melindungi investor, dan menjaga stabilitas sistem keuangan. RUU tersebut menetapkan bahwa individu yang mengoperasikan bisnis aset virtual tanpa izin akan menghadapi hukuman penjara 3 hingga 5 tahun serta denda antara 30 juta hingga 50 juta franc Rwanda, sementara perusahaan dapat dikenai denda hingga 100 juta franc Rwanda. Capital Market Authority akan bertindak sebagai badan pengawas utama, bekerja sama dengan Bank Nasional Rwanda untuk penegakannya. RUU tersebut masih menunggu tanda tangan presiden dan akan berlaku setelah dipublikasikan di lembaran negara resmi, dengan aturan pelaksanaan rinci yang akan dikembangkan setelah undang-undang tersebut berlaku.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tigress menaikkan target harga Intel menjadi 145 dolar AS
SK Hynix (SKHY.US) menanggapi rumor tentang pembuatan chip di Amerika Serikat bersama Intel: Belum ada keputusan final
SK Hynix (SKHY.US) membantah rumor bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai produksi chip memori pertama kali di Amerika Serikat.

Proses komersialisasi teknologi AI-RAN semakin cepat dan kerjasama pertahanan Inggris semakin dalam! Nokia (NOK.US) naik sebelum pembukaan pasar
Produsen peralatan jaringan asal Finlandia, Nokia, mengumumkan bahwa komersialisasi teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) mereka mengalami percepatan signifikan secara global, sementara bisnis pertahanannya di Inggris juga mencatat kemajuan baru.

