Michael Saylor: Pasar Yield Token Bisa Mencapai Miliaran Dolar dalam Beberapa Bulan Mendatang
BlockBeats News, 10 Mei, Michael Saylor menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa salah satu tren yang saat ini paling ia optimis adalah integrasi BTC dengan ekosistem DeFi. Ia menyebutkan bahwa token hasil (yield-bearing tokens) berbasis STRC baru-baru ini mengalami pertumbuhan pesat, dengan TVL beberapa protokol bertambah dengan kecepatan "menambah $1 juta per jam."
Saylor mencatat bahwa protokol DeFi sudah menawarkan produk imbal hasil 8% hingga 11% yang berbasis STRC, dan hasil ini semakin diperbesar dengan leverage 3x hingga 5x. Ia memperkirakan pasar yield token akan berkembang menjadi industri baru senilai miliaran dolar dalam beberapa bulan mendatang.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa rasio Sharpe STRC saat ini telah mencapai 2,5, yang ia klaim lebih tinggi dari sebagian besar produk kredit tradisional, saham, dan strategi hedge fund. Saylor mengatakan: "Ketika Anda memiliki aset dengan rasio Sharpe tinggi dan men-tokennya dengan leverage, hal itu akan menciptakan struktur keuangan digital yang benar-benar baru."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Tiga indeks utama saham AS turun tajam dalam waktu singkat, indeks Dow Jones turun 0,55%.
Waller: Federal Reserve akan mencapai tujuan stabilitas harga
Stok minyak mentah Amerika terus menurun selama tiga minggu, sementara stok bensin dan minyak sulingan meningkat; impor minyak mentah Venezuela mencapai level tertinggi dalam hampir 10 tahun.
Menurut EIA, hingga pekan yang berakhir pada 11 September, persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat turun 640.000 barel, lebih kecil dari ekspektasi pasar yaitu penurunan 1,4 juta barel. Cadangan Strategis Minyak juga turun sebesar 403.000 barel. Persediaan bensin naik 794.000 barel, sementara pasar memperkirakan penurunan 800.000 barel. Persediaan bahan bakar distilat meningkat 1,6 juta barel, sedangkan pasar memperkirakan tidak ada perubahan. Impor minyak mentah dari Venezuela mendekati 800.000 barel, mencapai level tertinggi sejak 2017.
