Produsen asam fluorida anhidrat Korea Selatan dikabarkan akan menaikkan harga untuk Samsung dan SK Hynix; lonjakan signifikan diperkirakan terjadi pada bulan Juni-Juli.
Gelonghui, 14 Mei — Beberapa media mengutip sumber industri yang mengungkapkan bahwa produsen anhidrat asam fluorida asal Korea Selatan, termasuk Solbrain, ENF Technology, dan Huseong, akan memasok asam fluorida grade elektronik kepada perusahaan semikonduktor seperti Samsung Electronics dan SK Hynix. Harga bahan kimia ini diperkirakan akan meningkat secara signifikan pada bulan Juni dan Juli.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bank of America: S&P500 sedang membentuk pola bullish flag dalam konsolidasi, target jangka panjang tetap di atas 8000 poin
Analis teknikal dari Bank of America tetap optimis terhadap tren kenaikan jangka panjang dan percaya bahwa indeks S&P 500 berpeluang menembus level 8.000 poin, meskipun serangkaian hambatan pasar dan makroekonomi baru-baru ini sedang menguji kepercayaan investor.

Perusahaan bioteknologi Electra Therapeutics (ETRA.US) menetapkan harga IPO sebesar 14-16 dolar AS per saham dan berencana mengumpulkan dana sebesar 325 juta dolar AS.
Electra Therapeutics berencana untuk menerbitkan 21,7 juta saham dengan harga antara 14 hingga 16 dolar AS per saham untuk menggalang dana sebesar 325 juta dolar AS.

Carlyle (CG.US) kembali berinvestasi besar dalam bisnis energi, melakukan akuisisi Parallax senilai 1.1 miliar dolar Kanada.
Carlyle telah mendirikan perusahaan baru yang berencana mengakuisisi Parallax dengan nilai sekitar 1.1 miliar dolar Kanada, terus memperluas aset minyak ringan Kanada.

Bernstein: Jika pengembangan model AI melambat, CoreWeave (CRWV.US) mungkin akan terdampak paling besar
Bernstein menyatakan bahwa seruan pelambatan pelatihan model kecerdasan buatan (AI) oleh para raksasa industri dapat memberikan dampak negatif bagi pengembang pusat data dan penyedia layanan cloud baru, di mana CoreWeave kemungkinan menjadi salah satu perusahaan yang paling terdampak.

