"God Saham Baru" Serenity: Pendanaan Google sebesar 80 miliar dolar kemungkinan akan menguntungkan perusahaan ekosistem hulu seperti Micron dan TSMC
BlockBeats melaporkan pada 2 Juni bahwa "Dewa Saham Baru" Serenity menyatakan bahwa ia tidak pernah menyangka induk Google, Alphabet, perlu memperoleh pembiayaan sebesar 80 miliar dolar AS untuk belanja modal AI, dengan partisipasi Berkshire Hathaway dalam mendukung pembangunan infrastruktur AI untuk penyedia layanan cloud berskala sangat besar. Pendanaan ini mencakup rencana penerbitan ATM senilai 40 miliar dolar AS, penerbitan saham dan sekuritas terkait sebesar 30 miliar dolar AS, serta investasi Berkshire sebesar 10 miliar dolar AS.
Menurut Serenity, peningkatan belanja modal AI Alphabet berpotensi menguntungkan ekosistem hulu, termasuk perusahaan rantai pasokan seperti Lumentum (LITE), Broadcom (AVGO), MediaTek, TSMC, dan Micron (MU). Namun, Serenity juga menyatakan bahwa bagi para pemegang saham Google, karena belanja modal sebesar ini tidak sepenuhnya didukung oleh arus kas bebas, dampaknya mungkin tidak sepenuhnya positif.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

