Bitcoin Mencatat Penurunan Kuartalan Berturut-turut yang Langka
BlockBeats News, 28 Juni. Bitcoin turun di bawah $60.000 selama akhir pekan, dengan penurunan kumulatif sekitar 7% dalam sepekan terakhir. Menjelang penutupan kuartal kedua, Bitcoin diperkirakan akan mencatat penurunan kuartalan sekitar 12%, setelah sebelumnya turun 22% di kuartal pertama, sehingga berpotensi mencatat rekor langka penurunan kuartalan berturut-turut dalam sejarah.
Sementara itu, altcoin secara umum mencatat penurunan lebih besar dibanding Bitcoin. Selama sepekan terakhir, Ethereum turun sekitar 9,5%, Dogecoin turun 11,7%, HYPE turun 10,6%, XRP turun 8,7%, Solana turun 3,5%, dan TRON turun sekitar 1,5%.
Analis percaya bahwa tekanan berkelanjutan pada pasar terutama dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dana yang mengalir ke sektor semikonduktor berbasis AI dan chip penyimpanan, arus keluar yang terus-menerus dari Bitcoin ETF spot AS, sikap hawkish yang dipertahankan The Fed, dan Indeks Dolar AS yang tetap di level tinggi. Pasar akan mencermati aliran dana ETF kuartal ketiga dan apakah ada perbaikan permintaan untuk menilai apakah pasar kripto dapat keluar dari tren lemah yang terlihat di paruh pertama tahun ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX, Rocket Lab dan saham luar angkasa lainnya mendapat katalis baru? Amerika Serikat pertama kali mengkonfirmasi memiliki senjata luar angkasa di orbit, percepatan pelaksanaan “Golden Dome” terus berlangsung
Militer Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat kini memiliki "senjata pengendali luar angkasa" yang sudah berada di orbit, sementara proyek pencegat berbasis luar angkasa "Iron Dome" telah maju ke tahap "perangkat keras yang bisa terbang".

Meta (META.US) Zuckerberg menanggapi perdebatan tentang “perlambatan” AI: tetap mendorong kemampuan model dan memperkuat perlindungan keamanan
CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, bersama Kepala AI perusahaan, Alexander Wang, menyampaikan pandangan terkait perdebatan mengenai kecepatan pengembangan AI. Mereka menyatakan bahwa laboratorium AI sebaiknya tetap melanjutkan pengembangan kemampuan model, sembari membangun langkah-langkah perlindungan yang lebih kuat terhadap model yang semakin canggih.

SK Hynix (SKHY.US) berencana untuk pertama kalinya membuat chip memori di Amerika Serikat, menyewa pabrik Intel (INTC.US) di Ohio atau membangun usaha patungan
SK Hynix Korea (SKHY.US) dikabarkan sedang bernegosiasi dengan Intel (INTC.US) mengenai sebuah kesepakatan yang, jika tercapai, akan memungkinkan mereka untuk pertama kalinya memproduksi chip memori di Amerika Serikat.

Posisi mencapai 8,668,000 dolar AS, sebuah alamat melakukan long emas dengan leverage 20 kali.
