Salah satu pendiri NEAR menanggapi saran penghancuran token: Proposal baru sedang dipersiapkan agar NEAR memiliki pasokan tetap
Foresight News melaporkan bahwa salah satu pendiri NEAR Protocol, Illia Polosukhin, menanggapi saran terkait pembakaran token milik NEAR Foundation. Ia berpendapat bahwa pembakaran adalah "cara yang sangat tidak efisien", serta menekankan bahwa sudah ada ekosistem public chain lain yang membakar dana foundation tanpa memperoleh hasil substansial. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sedang menyiapkan proposal baru dengan pendekatan berbeda untuk merancang jalur menuju suplai tetap token NEAR dan diharapkan dapat terealisasi dalam beberapa tahun ke depan.
Diskusi ini bermula dari dua usulan optimalisasi tokenomics yang diajukan oleh anggota komunitas @KYSb_q: pertama, mengikuti langkah Hyperliquid dengan membakar sebagian token yang dimiliki NEAR Foundation; kedua, melakukan upgrade terhadap rencana buyback yang ada saat ini. Sebelumnya, @zacodil juga pernah menyampaikan bahwa NEAR telah menggunakan 100% biaya Intents untuk buyback di pasar dan telah menurunkan tingkat inflasi menjadi 2,4%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Huang Renxun: Keamanan AI tidak memerlukan undang-undang baru, kekuatan pasar sudah cukup
CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan dalam konferensi Salesforce Dreamforce bahwa inovasi dan keamanan AI bukanlah hal yang saling bertentangan. Mekanisme pasar sudah cukup untuk membatasi keamanan produk AI, sehingga tidak perlu undang-undang khusus. Perusahaan dapat mengembangkan AI sambil tetap memperhatikan keamanan; kuncinya adalah mengatur ritme peluncuran hingga yakin dengan penerimaan pasar terhadap produk tersebut.


LVMH turun 37% dalam setahun, perusahaan dengan nilai pasar terbesar di Eropa sebelumnya, sekarang keluar dari sepuluh besar.
Pada hari Selasa, harga saham LVMH turun 2,6%, mengakibatkan kapitalisasi pasar menyusut menjadi 201 milyar euro (sekitar 232 milyar dolar AS), sedikit lebih rendah dibandingkan L'Oréal, untuk pertama kalinya sejak 2017 LVMH keluar dari sepuluh besar di Eropa. Sepanjang tahun ini, harga saham LVMH telah turun 37%, kembali ke level ketika lockdown pandemi menyebabkan penutupan toko global. Seiring dengan turunnya permintaan barang mewah, beberapa bank investasi telah menurunkan peringkat LVMH.
